Minggu, 26 Februari 2017

Tantangan terhadap PII sebagai Wadah Profesi Insinyur



Ditengah penurunan pertumbuhan dan peran industri yang mencemaskan serta menghadapi kondisi persaingan global harus segera dilakukan upaya sistematis untuk meningkatkan daya saing industri manufaktur. Dilihat dari konteks permasalahannya Pemerintah diharapkan hendaknya mampu untuk segera melakukan beberapa langkah konsolidasi seperti : (1) menekan biaya investasi yang meliputi biaya modal, kemudahan perizinan, percepatan penerbitan insentif fiskal dan non fiskal; (2) menekan biaya input yang meliputi kepastian biaya energi, perbaikan peraturan ketenagakerjaan, serta pasokan bahan baku seperti gas; (3) menekan biaya logistik seperti peningkatan efisiensi infrastruktur pelabuhan, biaya handling di pelabuhan, dan keamanan logistik;
Dalam 5 tahun setidaknya harus mampu (4) memanfaatkan pasar dalam negeri sebagai baseload, meredam impor produk ilegal, meningkatkan penggunakan produksi dalam negeri, menegakan peraturan dan pelaksanaan standardisasi produk; (5) memperkuat struktur industri antara lain mendorong investasi produk industri yang masih belum diproduksi, menambah kapasitas produksi terpasang dan meningkatkan kualitas investasi; (6) melakukan diversifikasi produk dan tujuan ekspor; Dan dalam jangka panjang fokus pada (7) membangun kemampuan dan penguasaan teknologi serta R&D industri, meningkatkan produktivitas dan kompetensi tenaga kerja industri.
Dari berbagai hal yang perlu dilaksanakan pemerintah sebagaimana tersebut diatas terdapat banyak hal yang beririsan dengan kompetensi PII sebagai wadah insinyur dan juga sebagai elemen bangsa dan terutama sebagai insan Indonesia yang memilih jalur karir dan kempetensi teknologi/keinsinyuran. Beberapa halnya yang terkait secara langsung diantaranya meliputi masalah-masalah: pengembangan industri barang modal dan komponen pabrik, energy, proyek infrastruktur, peningkatan handling, investasi di industri, R&D, dan peningkatan kompetensi ketenaga kerjaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar